Komunitas Peduli Kanker CISC Batam Dampingi Penderita

Komunitas Peduli Kanker CISC Batam Dampingi Penderita -, Pada tanggal 4 Februari diperingati sebagai hari Kanker Sedunia. CISC Batam, pasien kanker kontainer, mengingatkan salah satu cara untuk menghindari kanker adalah untuk menghindari stres dan jangan lupa bahagia.

Bastoni tampak hebat paket yang sejenak. Tangan kanan-Nya dihapus kotoran pada cokelat pembungkus. Dari Komite pencegahan kanker nasional di Jakarta. Dia bergegas untuk membukanya.

"Cerita akan ada gerakan simultan di Indonesia yang pas Kanker Sedunia kali ini. Namun, kemudian, banyak anggota tidak hadir, "kata Bastoni ketika bertemu di Ruang Rapat M3G bangunan Jalan Yos Sudarso, Kamis (4/2).

Dia membuka paket seperti sebuah koper. Itu penuh. Tumpukan pakaian berada di bagian paling atas. Bastoni mengambil ukuran folio amplop coklat itu.

Dia kemudian menyingkirkan paket pergi. Mencapai ke dalamnya sedikit dan mengeluarkan tumpukan tipis paperback buku dengan sampul berwarna-warni. Dia menyerahkan beberapa.

"Tahun ini fokusnya adalah pada kanker payudara. Di sini ya agenda tidak semua,"katanya, menunjuk ke buku paperback tipis.

Ternyata menjadi kalender buku saku. Namun, di bawah kolom terselip tanggal di setiap bulan catatan khusus tentang kanker. Mulai dari jenis kanker informasi melalui tips pencegahan tertentu. Tanggal khusus yang terkait dengan kanker dicetak dengan warna tinta yang berbeda.

Nama lengkap Bastoni Solihin orang. Ia menjadi Ketua informasi kanker dan dukungan Pusat (CISC) area Batam. Ini adalah perawatan kanker hanya komunitas di Batam.

Komunitas ini didirikan pada Juli 24, 2010 yang lalu. Tahun ini adalah tahun yang keenam. Manajer berjumlah 25 orang. Dengan anggota, nomor untuk 50 orang.

Tapi unik, komunitas ini adalah tidak hanya diisi di pasien dengan kanker atau istilah yang selamat. Tetapi juga orang-orang yang tidak menderita kanker termasuk dokter dan rumah sakit Direksi di Batam. Pada dasarnya, mereka memang berkaitan dengan kanker, apapun.

"Visi Indonesia bebas dari kanker dan lebih banyak orang peduli dengan kanker," kata pria yang juga menderita kanker kelenjar getah bening.
Share:

Berpacu Dengan Waktu Memerangi Kanker

Berpacu Dengan Waktu Memerangi Kanker -, Ketika seseorang dihukum karena kanker,  tidak terkecuali kanker kelenjar getah bening (limfoma), hal itu mungkin merupakan kabar yang menakutkan baginya. Sering, orang dengan kanker merasa dibayangi hidup lebih pendek daripada orang sehat lain normal.

Saat ini, setiap 90 detik seseorang di dunia berdasarkan data Globocan pada tahun 2012, menyatakan diagnosis kanker limfoma. Itu berarti ada 400 ribu orang setiap tahun didiagnosis dengan penyakit kanker.

Menurut Divisi Hematologi dan Onkologi Departemen of Medicine Fakultas Kedokteran Kedokteran / Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr. Dr. Andhika Rachman SpPD KHOM, Limfoma merupakan jenis kanker yang menyerang sel-sel pada awalnya limfosit (sel darah putih). Jenis kanker sangat berbahaya, mengingat sel darah putih salah satu bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia.

"Kanker limfoma menyebar melalui aliran darah dan sistem limfatik yang tumbuh di tubuh manusia, seperti kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, dan organ-organ lain," Andhika mengatakan dalam presentasi pada kanker yang diadakan oleh PT Roche Indonesia, kemarin.

Andhika terus, kanker limfoma bisa menyerang siapa pun, kedua pria dan wanita usia 65-74 tahun. Namun, kanker ini dapat juga mempengaruhi anak-anak bahkan jika kasus tidak sebanyak sebagai orang dewasa.

Seperti paling kanker lainnya, limfoma juga terjadi karena faktor genetik dan jenis kanker adalah cukup banyak terjadi di Indonesia. "Limfoma dan leukemia adalah jenis yang keenam paling umum kanker ditemukan di Indonesia. Limfoma lebih sering ditemukan menyerang orang tua renta, sementara leukemia dapat diderita oleh remaja berusia belasan tahun,"katanya.

Sementara itu, Andhika juga rinci gejala awal limfoma, antara lain, kelemahan, demam tidak pergi, ada benjolan di beberapa bagian tubuh (ketiak, selangkangan, payudara, leher, dan belakang), batuk, mual, yang menyebabkan muntah, sampai luka yang tidak menyembuhkan juga. Jika sudah menunjukkan tanda-tanda Andhika mendesak pasien untuk berkonsultasi dengan dokter segera.

Kanker limfoma harus diatasi karena pasien berpacu dengan waktu seiring pertumbuhan kanker sel yang dapat menyebar ke organ vital. Jadi, jika ada benjolan, pasien diharapkan untuk segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti biopsi Histopatologi dan kekebalan tubuh histochemistry.

Pemeriksaan ini dimaksudkan bahwa ada dokter lain bisa mengatasinya dengan cepat dan akurat sesuai dengan kondisi tubuh pasien, terutama dalam hal pemberian obat. Anda lihat, setiap orang berbeda dalam menanggapi obat kimia ke dalam tubuh. Jika satu memberi komposisi obat, sangat dikhawatirkan akan benar-benar meningkatkan jumlah sel-sel kanker pada pasien tubuh dan memperburuk kondisi.

Berbeda dengan jenis kanker lainnya, Andhika juga ditambahkan, kanker limfoma dapat tidak diobati pembedahan. Hal ini karena node limfoma tidak akan hilang jika operasi.

"Satu-satunya cara tepat dalam membunuh kanker sel Limfoma merupakan kemoterapi dan radiologi. Selain murah, kanker sel limfoma ini juga sangat sensitif terhadap cara dua ini. Perawatan rutin dilakukan oleh pasien lebih atau kurang dalam jangka waktu satu sampai dua tahun, "lanjutnya.

Paparan masalah kanker ini bertepatan dengan hari kesadaran dunia kanker yang jatuh setiap 15 September. Kesadaran kanker hari ini ternyata secara teratur dirayakan sejak tahun 2004. Peringatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker limfoma, bagaimana mendeteksi, membantu mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat kanker.

informasi tentang kesehatan lainya dapat anda simak informasi terupdatenya hanya di Obat Kanker Kelenjar Getah Bening
Share:

Bayi Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening

Bayi Penderita Kanker Kelenjar Getah Bening -, Bayi pengidap penyakit kanker kelenjar getah bening (non-Hodgkin limfoma) dari Bandar Lampung, Sabilah Ananda (5), orang-orang membutuhkan uluran tangan. Beberapa Adna putri bungsu (51) dan Siti Aliyah Street penduduk pensiun, pemerintah 4 Gang Ibrahim, Lukas 1 desa Gunung cahaya, Langkapura, Bandar Lampung ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit kanker Dharmais.

Dari Adna narasi, Bapa, Sabilah sebelumnya telah menjalani pengobatan di beberapa rumah sakit di Lampung RS Graha Husada, dan RSUDAM. Sabilah juga menjalani bedah kanker yang bersarang di lehernya tepat.

"Jika dokter mengatakan, mulai menyerang paru-paru, sehingga harus dirujuk ke Jakarta," kata Adna.

Sampai sekarang Sabilah harus menjalani serangkaian kemoteraphi rutin setiap bulan. Sejak Desember, Sabilah telah menjalani dua siklus kemoterapi, dan adalah dijadwalkan untuk menjalani kemoterapi nya ketiga, 24 Februari 2016. Untuk setelah kemoterapi, menurut Adna, ia harus menghabiskan sekitar Rp800 ribu, khusus untuk membuat obat yang tidak tercakup BPJS.

"Sekarang tahap kemoterapi, dokter dikatakan kemungkinan kemoterapi sampai 1,5 tahun. Tahap ketiga kemoterapi akan dilakukan, 24 Februari 2016, tapi kami tidak memiliki biaya,"kata Adna sambil mengunjungi Lampung pos, Kamis malam (02/18/2016).

Adna itu sendiri sudah menganggur. Awalnya ia bekerja sebagai tukang las di proyek bangunan, tetapi tidak lagi digunakan karena untuk menemani anak-Nya yang dirawat di rumah sakit di Jakarta. Dia juga menyebutkan sudah habis semua tabungannya atas biaya hidup di Jakarta, dan perlakuan terhadap anaknya.

"Sebelumnya, kita hidup di rumah YOAI (Yayasan Onkologi anak Indonesia) Jakarta, setelah kembali ke Anyer ke rumah orang tua saya, tempat penampungan adalah sekarang penuh, jadi sekarang kita tinggal di Anyer," kata Adna.

Adna dirawat di rumah sakit direkomendasikan Dharmais untuk meminta bantuan Pemerintah Provinsi Lampung, tetapi ia masih sulit untuk mengakses.

"Saya diberitahu untuk mencoba untuk mengurus pertolongan rumah pertama, tapi sampai hari ini saya tidak tahu siapa yang harus dihubungi dan apa prosedur, jadi di sini," kata Adna dia menunjukkan beberapa file pengantar dari rumah sakit.

Adna berharap pemerintah dan masyarakat dapat membantu yang sedang putus asa membutuhkan uluran tangan untuk biaya medis anak bungsunya.

"Mudah-mudahan, pemerintah dan hati terbuka umum, tolong, aku benar-benar itu tidak mampu membiayai semua dalam keadaan darurat, untuk menyembuhkan anak saya," kata Adna.

informasi tentang kesehatan lainya dapat anda simak informasi terupdatenya hanya di Obat Kanker Kelenjar Getah Bening
Share:

Benjolan di Kelenjar, Waspada Kanker Kelenjar Getah Bening

Benjolan di Kelenjar, Waspada Kanker Kelenjar Getah Bening -,  Tidak wajar benjolan di tubuh telah lama dikenal sebagai tanda kanker kelenjar getah bening. Nah, ketika benjolan di node, atau bisa disebut sebagai pembesaran kelenjar, maka orang-orang perlu menyadari keberadaan kanker kelenjar getah bening atau limfoma.

Onkologi spesialis Wicaksono Sudoyo Aru berkata, menemukan atau benjolan yang teraba di kelenjar dalam tubuh adalah tanda kanker limfatik yang termudah. Metode ini dianggap sebagai metode deteksi dini penyakit kanker limfatik.


"Tak akan membungkam ketika teraba benjolan atau kelenjar dalam tubuh Anda," menulis Aru melalui surat elektronik kepada Kompas kesehatan baru-baru ini.

Benjolan dapat ditemukan di semua kelenjar dalam tubuh. Yang paling umum adalah leher, ketiak, dagu, selangkangan. Tapi apakah tidak aturan pembesaran kelenjar yang terjadi di bagian tubuh lainnya.

Jika ada benjolan yang teraba di kelenjar, seseorang harus segera berkonsultasi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, Apakah benjolan adalah kanker kelenjar getah bening atau tidak.

Nodus limfa kanker adalah penyakit yang menyerang jaringan yang beredar di seluruh tubuh. Dalam kanker non-Hodgkin limfoma, tumor berkembang dari limfosit, jenis sel darah putih.

Tahapan kanker kelenjar getah bening ditentukan dari lokasi penemuan kelenjar ganas, penyebaran atau metastasis penyakit seperti kanker atau tumor padat. Limfoma adalah kanker dari sistem darah yang tahu tidak ada metastasis.

Aru berkata, kanker kelenjar getah bening adalah satu kanker yang dapat disembuhkan. Namn tegasnya, penyembuhan ini juga masih tergantung di atas panggung.

"Dengan tahap terus penyakit, persentase pemulihan akan berkurang, sehingga tidak 100 persen dapat disembuhkan," kata seorang dokter yang dipraktekkan di rumah sakit Medistra ini.
Nah Bagi anda yang ingin tahu informasi lainya tentang penyakt kanker kelenjar getah bening atau informasi tentang kesehatan lainya dapat anda simak informasi terupdatenya hanya di Obat Kanker Kelenjar Getah Bening  
Share:

300 Anak Berjuang Lawan Kanker Setiap Tahunnya


300 Anak Berjuang Lawan Kanker Setiap Tahunnya -, Tidak kurang dari 300 pasien anak dengan kanker datang ke Dr Sardjito untuk perawatan dalam waktu satu tahun. Jumlah tersebut terus meningkat bahkan sampai 5 persen per tahun sejak periode 2000-2016.

Prof Sutaryo masa kanak-kanak kanker peneliti Dr Sardjito mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (02/15/2016), kata pasien kanker anak baru hampir setiap hari ke Sardjito. Ini, menurut dia terkait predikat Sardjito yang menjadi pusat pengobatan kanker skala internasional anak-anak.



"Data yang kita miliki, lebih dari 300 baru pediatric pasien dirawat di Sardjito dan angka menunjukkan bahwa hampir setiap hari ada seorang anak yang memiliki kanker," jelasnya.

Angka Sardjito pasien diobati hanya bertahan 10 persen dari pasien kanker anak seluruh Indonesia. "Jika nasional yang berjumlah sekitar 3-4 ribu sehingga kami di Sardjito mendapatkan 10 persen dari sekitar 300," katanya lagi.

Leukemia menjadi kanker dengan jumlah pasien yang diobati. "Leukemia diikuti oleh sisa 40 persen dari kanker otak, kanker saraf dan kanker kelenjar getah bening," katanya lagi.

Prof Sutaryo mengharapkan masyarakat untuk menjadi lebih sadar kanker sebagai tak tersembuhkan. "Anak-anak yang memulihkan sekarang mencapai 80 persen itu sebabnya kami berharap bahwa orang-orang akan menjadi lebih responsif dan dengan cepat mengenali gejala kanker," tutupnya.

Nah Bagi anda yang ingin tahu informasi lainya tentang penyakt kanker kelenjar getah bening atau informasi tentang kesehatan lainya dapat anda simak informasi terupdatenya hanya di Obat Kanker Kelenjar Getah Bening 
Share:

Kanker Kelenjar Getah Bening Sulit Sembuh, Perawatan Paliatif Jadi Solusi

Kanker Kelenjar Getah Bening Sulit Sembuh, Perawatan Paliatif Jadi Solusi -, kanker kelenjar getah bening adalah salah satu kanker yang membandel dan mematikan. Namun, kemungkinan memulihkan sebagian masih dapat diperoleh dengan pasien kanker yang masih dalam tahap awal. Ketika kanker yang menyerang kelenjar getah bening telah memasuki tahap 3 dan 4, maka pengobatan lebih sulit. Dan, dokter mungkin lebih fokus untuk perawatan paliatif.

Perawatan Paliatif tidak berkonsentrasi pada menghentikan penyakit. Menurut Dr Kartono Mohamad, Ketua Dewan Eksekutif dari Asosiasi dokter Indonesia (IDI), tujuan dari perawatan paliatif adalah untuk meningkatkan kualitas hidup bagi pasien yang memiliki penyakit yang kompleks. Kuncinya adalah untuk mencegah dan mengurangi penderitaan pasien. Dengan demikian, pengobatan ini memiliki misi sehingga pasien dapat hidup lebih lama dengan penyakit yang dihadapi.

"Kanker getah kemungkinan sembuh, tetapi ketika datang ke tahap keempat mustahil, hanya dapat menunggu sebuah keajaiban," kata Dr Kartono, seperti dikutip oleh Tempo.

Pada pasien yang mendapat perawatan paliatif, tenaga medis berusaha membuat pasien merasa gejala mungkin mereda. Pasien tidak akan merasa sakit berlebihan. Perawatan ini juga mencegah penyakit dari semakin buruk menyerang tubuh. Pasien akan menerima pegawasan untuk lima tahun setelah ia didiagnosa menderita penyakit parah.

Perawatan Paliatif pada pasien kanker dilakukan pada semua pasien yang bisa sembuh Stadion. Ada yang diikuti oleh terapi lain. Hanya setiap tahap memiliki kesempatan untuk memulihkan tidak sama.

"Banyak pasien dapat disembuhkan setelah lima tahun pengobatan, tetapi sebagian besar dari mereka yang tidak menderita dari tahap 4 kanker," kata Kartono.

Nah Bagi anda yang ingin tahu informasi lainya tentang penyakt kanker kelenjar getah bening atau informasi tentang kesehatan lainya dapat anda simak informasi terupdatenya hanya di Obat Kanker Kelenjar Getah Bening 
Share:
Copyright © Obat Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 4 | Powered by Design by ronangelo | Blogger Theme by |Distributed By